Home / Events / Event Promosi / 3 Hal Unik dari Film Duka Sedalam Cinta

3 Hal Unik dari Film Duka Sedalam Cinta

Sahabat Nirmala sudah baca novel legendaris berjudul “Ketika Mas Gagah Pergi”? Novel karya Helvy Tiana Rosa (HTR) ini diterbitkan pertama kali pada tahun 1997 dan sampai saat ini sudah dicetak ulang puluhan kali. Setelah 20 tahun menginspirasi pembacanya, pada awal 2016 novel ini diangkat ke layar lebar dengan judul yang sama. Nah, pada 19 Oktober 2017 ini, penikmat film Indonesia kembali dapat menikmati sekuelnya dengan judul “Duka Sedalam Cinta”. Film Duka Sedalam Cinta ini menawarkan sesuatu yang berbeda dari film lainnya, apa saja ya?

Film Duka Sedalam Cinta tayang perdana di bioskop tanggal 19 Oktober 2017

Duka Sedalam Cinta Terispirasi dari Kisah Nabi Ibrahim

“Istilah ‘duka sedalam cinta’ mengingatkan saya pada filosofi Nabi Ibrahim, ketika beliau mengorbankan Ismail untuk disembelih. Bagian dari pengorbanan diri sendiri,” ungkap Helvy Tiana Rosa, seperti ditulis Republika. Menurut Helvy, duka yang dirasakan Ibrahim pada saat itu sedalam cintanya kepada Allah, juga kepada anak semata wayangnya. Para tokoh dalam film pun merasakan duka sekaligus cinta yang amat dalam ketika harus pasrah menerima rangkaian takdir.

 

Film Islami yang Sarat Pembelajaran

Film ini menampilkan Ustadz muda sekaligus penulis buku kondang, Salim A Fillah. Film “Duka Sedalam Cinta” mencitrakan diri sebagai film drama remaja dan keluarga yang berisi banyak pelajaran hidup. Bahkan Ust. Salim A Fillah mengatakan bahwa ini merupakan film dakwah. Beliau bercerita singkat saat Nirmala temui dalam “Event Kajian dan Nobar Film Duka Sedalam Cinta” di Solo Grand Mall beberapa waktu lalu. Tidak hanya isi cerita dan pesan yang disampaikan, tetapi dalam proses produksinya pun sebisa mungkin semua tunduk dalam syariat Islam. Seperti ketika masuk waktu shalat, proses syuting akan dijeda untuk menjalankan ibadah di awal waktu.

Dalam salah satu adegan juga ada penjelasan yang mengena tentang kewajiban menutup aurat. Tokoh Nadya (Izzah Ajrina) menjadi pembicara dalam sebuah talkshow dan bercerita bahwa dirinya memutuskan untuk memakai hijab saat sekolah di Amerika. Selain itu, tokoh Mas Gagah (Hamas Syahid) juga mengajarkan secara tersirat kepada kita, untuk tetap istiqomah menebar kebaikan walaupun banyak yang menentang.

Film Duka Sedalam Cinta

Menyajikan Pesonal Alam Halmahera Selatan

Walaupun bukan film traveling, film Duka Sedalam Cinta memanjakan penontonnya dengan suguhan scene-scene panorama yang memesona. Tidak tanggung-tanggung, beberapa adegan syuting dilakukan di Flores dan Halmahera Selatan yang terkenal dengan keindahan alamnya.

Scene dalam Duka Sedalam Cinta

 

Duka Sedalam Cinta (foto : istimewa)

 

Namun, seperti kebanyakan film yang diangkat dari novel, Duka Sedalam Cinta juga kurang dapat memuaskan harapan dari pembaca novelnya. Memang sulit untuk menerjemahkan imajinasi dalam novel ke dalam sebuah film. Kalau menurut Sahabat Nirmala bagaimana? Tulis di kolom komentar ya!

About Maya Nirmala Sari

Citizen Journalist. Gemar belajar dan mencoba hal baru. Mencintai bumi dan buah-buahan. Founder Komunitas Kuliner Solo (KuLo). Owner Galeri Craft @Maenequeen

Check Also

Peluncuran SOS Pembersih Lantai Sereh yang Efektif Usir Serangga

Jakarta – nirmalamedia.com – Peluncuran SOS pembersih lantai sereh. Lantai rumah merupakan salah satu tempat …

2 comments

  1. Aku yang ketika Mas Gagah Pergi ajah belum nonton… Hehe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.