Home / Wisata / Wisata Alam / Danau dan Wisata Air / Wisata Embung Nglanggeran di Gunung Kidul

Wisata Embung Nglanggeran di Gunung Kidul

Selain Gunung Api Purba, Desa Wisata Nglanggeran juga mempunyai embung. Embung ini merupakan sejenis kolam atau seperti telaga. Kolam ini berada di sekitar Gunung Api Nglanggeran dan bisa dilihat dari puncak gunung. Terlihatnya embung  karena mempunyai tinggi lebih rendah 200 meter dari pada puncak gunung, ketinggiannya 500 meter dari permukaan laut. Wisata Embung Nglanggeran di Gunung Kidul ini menawarkan keindahan ketika dilihat dari puncak gunung api pada siang menjelang sore hari atau menjelang senja.

Wisata Embung Nglanggeran di Gunung Kidul (Foto : njogja.co.id)

Embung Nglanggeran di Gunung Kidul

Embung ini sebenarnya adalah kolam untuk menadah air hujan pada musim penghujan. Air ini nantinya digunakan untuk mengairi kebun buah yang berada di Desa Wisata Nglanggeran seperti kebun buah kelengkeng, durian dan rambutan. Kebun-kebun ini berada tidak jauh dari embung. Air dari embung juga biasanya digunakan ketika musim kemarau saja oleh petani buah.

Karena pariwisatanya telah dikelola dan ditingkatkan dengan baik, kini disekitar embung ini telah dipasangi tangga. Tangga ini bisa dinaiki untuk menyaksikan matahari terbenam. Pemandangannya sangat menarik dan menawan, apalagi ketika musim kemarau. Bagi para fotografer, terdapat banyak sudut yang bisa menampilkan keindahan embung dari berbagai sisi yang berbeda.

Wisata Embung Nglanggeran di Gunung Kidul (Foto : rizkirahmatia.wordpress.com)

 

Memesonanya Desa Wisata Nglanggeran ini terbukti dengan banyaknya foto yang beredar menampilkan berbagai pemandangan embung dari sudut yang berbeda. Sejak dibuka secara resmi 3 tahun lalu, tempat wisata ini telah menarik ratusan ribu pengunjung setiap tahunnya.

Selain pemandangan matahari terbenam dari embung, kita dapat juga memotret keindahan Gunung Api Nglanggeran. View dan angle yang pas akan membuat hasil jepretan sangat memesona. Bagi yang ingin mengunjungi embung ini, diharapkan mulai mendaki pada pukul 16.00 sore. Atau jika ingin menyaksikan hijaunya pemandangan, perlu lebih awal lagi yaitu sekitar pukul 15.00. Pada waktu-waktu tersebut matahari sudah tidak terlalu panas karena sudah condong ke barat.

About Wagito Hafidz

Check Also

7 Wisata Alam yang Memesona di Boyolali

Walaupun Kabupaten Boyolali belum menjadi kota tujuan utama pariwisata di Jawa Tengah, namun potensi alamnya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.