Home / Events / Detik-detik Provinsi Bali Mencetak Sejarah Baru pada Malam Penutupan O2SN 2018

Detik-detik Provinsi Bali Mencetak Sejarah Baru pada Malam Penutupan O2SN 2018

“We are the champions, my friends… And we’ll keep on fighting ‘til the end…
We are the champions… We are the champions…
No time for losers ‘Cause we are the champions of the world..”

Setiap lagu “We are the champions” dikumandangkan, hati akan bergetar haru dengan bulu kuduk yang berdiri. Siapa lagi yang jadi juara kali ini? Malam penganugerahan kepada juara umum sekaligus closing ceremony sebuah ajang bergengsi selalu menarik perhatian. Kali ini Nirmala akan menceritakan betapa meriahnya malam penutupan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional atau O2SN 2018. Stay tune, ya!

Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN)

Olimpiade Olahraga Siswa Nasional atau O2SN diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Ajang kompetisi ini sebagai wadah bagi siswa-siswi untuk mengukir prestasi di bidang olahraga. Perhelatan berskala nasional ini memberi kesempatan kepada pesertanya untuk mengaktualisasikan kemampuan dan mengenal medan kompetisi secara sportif.

Peserta O2SN merupakan pelajar tingkat SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB baik sekolah negeri maupun swasta, termasuk Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah. Para peserta yang terpilih ini telah menjalani serangkaian seleksi berjenjang dari tingkat kabupaten/kota dan provinsi masing-masing.

Dilansir dari laman kemdikbud.go.id, pada O2SN 2018 ini sebanyak 1.938 siswa bergabung sebagai peserta untuk berkompetisi dalam 9 cabang olahraga. Para peserta dari 33 provinsi ini didampingi oleh pelatih dan pembinanya. Total ada 4.423 orang berpartisipasi dalam O2SN 2018 termasuk atlet, pelatih, pembina, dan wasit. Cabang olahraga dalam O2SN 2018 yaitu Atletik, Renang, Senam, Bocce, Bulu Tangkis, Catur, Karate, Pencak Silat, dan Balap Kursi Roda. Total ada 448 medali yang diperebutkan dengan rincian 138 medali emas, 138 medali perak, dan 172 medali perunggu.

Kemeriahan Malam Penutupan O2SN 2018

Olimpiade Olahraga Siswa Nasional pada tahun 2018 ini dihelat sejak tanggal 16 sampai 22 September 2018. Malam penutupan O2SN 2018 berlangsung di Sasana GOR Among Raga, Jogjakarta. Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur DIY, Ditjen Dikdasmen Kemdikbud, dan segenap pihak yang berpartisipasi dalam perhelatan O2SN 2018. Dan tentu saja, ada kami – Maya dan Wagi – yang siap meliput keseruan acara ini, hehe.

Malam penutupan O2SN 2018 dibuka dengan hiburan dari Jasmine Band. Band dari Jogjakarta ini membawakan lagu dari Sheila on 7, cold play, dan tak ketinggalan lagu ofiicial Asian Games berjudul “Meraih Bintang”. Anak-anak dengan antusias ikut naik ke atas panggung untuk bernyanyi dan berjoget bersama. Ga ada capeknya!

Pertunjukan selanjutnya adalah seni wushu dan tarian pedang yang dibawakan oleh para juara wushu. Generasi muda ini dengan lincah memperagakan gerakan-gerakan wushu. Berlari, melompat, dan mengayunkan pedang. Epic!

Selanjutnya acara memasuki agenda inti. Dimulai dengan laporan penyelenggaraan O2SN 2018 dari Disdikpora DIY. Secara garis besar pelaksanaan O2SN 2018 berlangsung aman dan lancar. Kemudian para perwakilan Disdikpora dari 33 provinsi menerima cinderamata berupa vandel kepesertaan O2SN 2018.

Acara berikutnya adalah sambutan dari Bapak Hamid Muhammad dari Ditjen Dikdasmen Kementrian dan Kebudayaan RI. Beliau memberikan semangat kepada para atlet agar selalu semangat dan pantang menyerah untuk mengukir prestasi terbaik di cabang olahraga masing-masing.

Sri Sultan Hamengkubuwono X sebagai Gubernur DIY menyampaikan sambutannya selaku tuan rumah dari O2SN 2018. Sri Sultan mengucapkan terimakasih kepada para kontingen yang sudah bertandang ke Jogjakarta. Beliau berharap semuanya senang dengan suasana, masyarakat, dan makanan yang ada di Jogja. Siapa sih yang nggak jatuh cinta sama Jogja?

Ditjen Dikdasmen Kementrian dan Kebudayaan RI menyerahkan sertifikat dan cinderamata kepada Gubernur DIY. Sri Sultan Hamengkubuwono X selaku Gubernur DIY pun menyerahkan pataka kepada Ditjen Dikdasmen Kementrian dan Kebudayaan RI. Terjadi tukar-menukar cinderamata.

Waktu yang dinantikan pun tiba. Pengumuman Juara Umum O2SN 2018 menjadi sejarah baru dalam perhelatan O2SN selama ini. Provinsi Bali berhasil menyabet gelar sebagai Juara Umum O2SN 2018. Diikuti Provinsi Jawa Timur di peringkat kedua dan Provinsi jawa tengah di peringkat ketiga. O2SN pun resmi memiliki juara umum baru yakni Provinsi Bali.

Sejarah mencatat, dalam penyelenggaraan O2SN pertama hingga kesepuluh, hanya ada 2 provinsi yang pernah menjadi juara umum, yaitu Jawa Timur dan Jawa Barat. Jawa Timur mendominasi dengan menjadi juara umum sebanyak 8 kali, yaitu tahun 2008, 2009, 2010, 2011, 2012, 2013, 2015, dan 2017. Sedangkan Provinsi Jawa Barat pernah meraih gelar juara umum sebanyak dua kali, yaitu pada tahun 2014 dan 2016. Pada O2SN ke-sebelas di tahun 2018 ini, Provinsi bali untuk pertama kalinya berhasil meraih medali paling banyak dan menjadi juara umum O2SN. Selamat!

Berikut ini daftar perolehan medali O2SN 2018.

Malam penutupan O2SN 2018 diakhiri dengan pertunjukan Tari Bekakak. Saparan Bekakak merupakan upacara adat yang biasanya diadakan setiap tahun pada bulan Sapar di Desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Upacara ini untuk mengenang abdi dalem kesayangan Sri Sultan Hamengkubuwono I, yang bernama Ki dan Nyai Wirosuto.

Bahagia sekali Nirmala bisa menyaksikan langsung acara Malam penutupan O2SN 2018. Generasi muda penuh prestasi seperti ini perlu didukung penuh agar bisa bersinar lebih terang lagi di masa depan. Semoga semakin unggul olahraga Indonesia. Siapa kita? Indonesia!

About Maya Nirmala Sari

Citizen Journalist. Gemar belajar dan mencoba hal baru. Mencintai bumi dan buah-buahan. Founder Komunitas Kuliner Solo (KuLo). Owner Galeri Craft @Maenequeen

Check Also

Romantic Dinner in The Sky, Mau Coba?

Bosan dengan suasana makan malam yang biasa-biasa saja? Untuk merayakan momen spesial tentu kamu menginginkan …

4 comments

  1. Wah, Bali keren, bisa mengalahkan juara lama.. Tapi semoga Jatim ngga patah semangat yaa.

  2. Meriah sekali ya penutupannya. Kemarin pengen ikut tapi waktunya ga pas. Nonton langsung pertandingannya aja udah bangga apalagi bisa menyaksikan langsung pembukaan dan penutupannya 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *