Home / Tamasya / Bali dan Lombok / Awas Lapar Mata! Nih, Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Labuhan Bajo

Awas Lapar Mata! Nih, Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Labuhan Bajo

Liburan ke suatu tempat rasanya kurang afdol bila saat pulang tidak membawa oleh-oleh khas tempat tersebut untuk dibagikan ke sanak saudara dan teman-teman. Bagi kamu yang belum pernah berkunjung ke Labuhan Bajo, pasti masih bingung akan membeli apa saja sebagai oleh-oleh khas Labuhan Bajo.

Nah berikut ini ada beberapa referensi yang bisa kamu jadikan pilihan agar tidak bingung untuk membelinya.

Kopi Manggarai


Kopi Manggarai, Oleh-oleh Khas Labuan Bajo (foto : tokopedia)

Bagi penggemar kopi, jangan sampai lupa untuk membeli oleh-oleh berupa kopi Manggarai dengan cita rasa yang mantap khas asli Indonesia.Beberapa orang menyebut kopi ini dengan sebutan kopi Flores dan banyak sekali yang menjualnya di daerah Labuhan Bajo.Kamu bisa membelinya di tempat penjualan oleh-oleh, minimarket dan lain sebagainya.Kopi Manggarai ini biasanya dijual dengan merek yang bervariasi sehingga kamu bisa bebas memilihnya.

Cemilan Rebok


Cemilan Rebok, Oleh-oleh Khas Labuan Bajo (foto : life.108jakarta)

Ada kuliner khas dari Manggarai yang bisa kamu jadikan sebagai oleh-oleh.Nama makanan ini adalah rebok.Rebok ialah sejenis camilan yang berbentuk bubuk.Bahan utama untuk membuatnya adalah tepung beras dan kelapa parut. Bila di Jawa, makanan ini rasanya mirip dengan sagon. Tapi ya tidak sama persis.

Kamu bisa memakannya secara langsung. Selain itu, kamu bisa menikmatinya dengan roti susu atau buah alpukat. Untuk membeli rebok, kamu bisa mendapatkannya di beberapa toko oleh-oleh di sekitar Labuhan Bajo.

Ikan Cara dan Ikan Kering


Ikan Cara dan Ikan Kering, Oleh-oleh Khas Labuan Bajo (foto : egieligius)

Kawasan Labuhan Bajo dikenal sebagai area pesisir dan mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan.Jadi tidak mengherankan bila disini terdapat banyak hasil ikan yang diolah untuk dijadikan oleh-oleh khas Labuhan Bajo.

Yang paling dikenal dan menjadi favorit oleh-oleh adalah ikan cara yang diolah oleh masyarakat sekitar untuk dijadikan ikan asin. Ikan ini ukurannya kecil dan berbentuk pipih. Biasanya sudah diikat sehingga akan mudah untuk diambil dan dikemas. Ikan ini sangat cocok untuk digoreng kering dan dipadukan dengan sambal yang pedas dan menggugah selera.

Kaos Chomabee

Selain bentuk makanan, oleh-oleh khas Labuhan Bajo yang sangat populer adalah Kaos Chomabee.Kaos ini memiliki ciri khusus yang membuatnya menarik dan memiliki nilai plus. Ada kata-kata dengan Bahasa Manggarai di kaos ini.


Kaos Chomabee, Oleh-oleh Khas Labuan Bajo (foto : egieligius)

Kamu dapat memilih sendiri kata-kata atau kalimat Manggarai yang tercetak di kaos.Biasanya kata-kata tersebut berupa suatu peribahasa atau kiasan.Bagi kamu yang tidak tahu artinya, kamu bisa menanyakannya ke penjualnya sebelum membelinya.Kamu bisa mendapatkan kaos ini di Toko Chomabee dengan harga Rp.90.000. Letak tokonya ada di Jalan Pantai Pede-Labuan Bajo.Di toko ini, tidak hanya kaos aja yang tersedia. Namun, ada benda-benda lain yang bisa dijadikan oleh-oleh seperti kain songke, topi dan tas tote bag.

Ketika mengenakan kaosChomabeeini, kamu akan merasa bangga tinggal di Indonesia dengan berbagai macam suku dan bahasa seperti yang tertuang dalam tulisan kaos menggunakan bahasa Manggarai.

Kain Songke

Untuk kamu yang memiliki ibu atau saudara perempuan penggemar kain etnik, kamu bisa membeli kain songke sebagai oleh oleh khas Labuhan Bajo.Kain ini adalah kain adat yang biasanya dipakai oleh orang Manggarai.Menariknya, kain ini memiliki banyak motif dan warna yang sangat cantik.Namun kamu harus menyiapkan budget lebih untuk membeli jenis kain ini.

Harga kain ini berkisar antara Rp. 500.000 hingga RP. 750.000. Tergolong mahal, namun itu sesuai dengan kesulitan pengerjaan dan lamanya waktu pembuatan. Kain ini dibuat dengan manual tanpa menggunakan bantuan mesin.Selain itu pembuatannya juga tidak asal-asalan dan tetap memegang tinggi nilai adat yang ada.

Kain Songke, Oleh-oleh Khas Labuan Bajo (foto : egieligius)

Kira-kira yang mana oleh-oleh favoritmu? Sekarang saatnya kamu menulis list oleh-oleh khas Labuhan Bajo yang akan dibeli. Pastikan kamu membeli sesuatu yang unik dan khas dari daerah ini.

About Maya Nirmala Sari

Citizen Journalist. Gemar belajar dan mencoba hal baru. Mencintai bumi dan buah-buahan. Founder Komunitas Kuliner Solo (KuLo). Owner Galeri Craft @Maenequeen

Check Also

Wisata Sekitar Stasiun Malang yang Layak Dikunjungi

Kota Malang memang sudah sangat terkenal sebagai salah satu kota wisata. Kota Malang adalah sebuah kota yang terletak di …

47 comments

  1. Kain songkeee..
    MashaAllah~
    Cantik-cantik nian motif dan warnanya.

    Ibuku pasti suka kalau dapat kain songke khas Labuan Bajo.

  2. Huuhhuh aku belum pernah ke labuan bajo & kain songkenya itu kok cantik2 bangeeet!!! Biasanya kalau ke satu daerah aku nyari kain batik atau tenun yg khasnya, karena kalau makanan blm tentu cocok 😀 kalau tenun kayak kain songke gitu emang mahal ya soalnya lama bikinnya, aku pernah beli di lombok, kalau murah malah sediiih kasian Ibu2 yg bikinnya 😀

  3. Uniek Kaswarganti

    Favoritku sih kain songke, tapi kok harganyaaaa…. Iya sih emang sulit membuatnya, tapi biasanya budget piknik dan beli oleh2 tuh ngepres :))

    Duuhh kapan ya bisa jalan2 ke Labuan Bajo, pengiiiin….

  4. Bener banget, pernah atu aku khilaf belanja oleh oleh, heheee. Itu cara ikan keringnya disimpan lucu juga ya, bisa ditenteng gitu dong ya. Kalau aku ke Labuan Bajo kan jadi ndak perlu bingung nih, sudah tahu oleh-oleh khas sana apa saja.

  5. Aku naksir berat Kain songkenya mba,, pernah lihat di e-commerce Mahal ,, hehe mau ah next direncanain liburan kesana explore alamnya skaligus oleh2ny smoga dlm waktu dekat y

  6. Penasaran ama Reboknya Mak. Mau coba search di market place ah. Makasih infonya Mak.

  7. Saya langsung penasaran dengan rebok…kayaknya enak dicemil-cemil atau ditabur ke pisang goreng sebagai ganti gula bubuk sepertinya yummy…hihi..

  8. Naksir kainnya, tapi malah banget ya.

    Dulu pas ke kupang saya juga sempat di ajak ke pasar buat nyari kain songket khas NTT gini. Pas tahu harganya ratusan ribu, nggak jadi beli. Terus saya pikir, itu di pasar tradisional aja harganya udah ratusan ribu, apalagi kalau udah masuk gerai toko oleh-oleh, bisa lebih mahal lagi

  9. Aku suka tuh Mak kopi manggarai, suka bawa biji kopi nanti diroasting sendiri gitu biar maksimal rasa dan aroma yang keluar :). Kaosnya boleh juga tuh dijadiin oleh2. Aku juga suka ikan asin tapinya boleh dibawa naik oesawat ga sih? Hehe

  10. Sering lihat oleh2 ya kain songke. Ohya, rebok ini sagon bentuk bubuk ya mbk. Aku pernah nyoba kayaknya, dikasih teman gitu. Makannya pake sendok haha

  11. Selama ini taunya kain saja dari Labuhan Bajo, ternyata banyaak ya. Jadi pengin kopi, rebok sama kaosnya itu. 😀 hahaha jadi maruk. Untuk kainnya itu sudah lama aku incar, harganya mayan sih karena asli handmade.

  12. Bisa dipastikan kalau ke sini apalagi bareng kesayangan, kopi adalah pilihan!
    Yup, babang suami pencinta kopi
    Setiap berkunjung ke destinasi baru, kopi menjadi obsesi, hihihi

  13. Penasaran sama rebok. Mama doyan cemilan sagon, walau gak sama tapi kan ada mirip2nya. Kayaknya beliau bakal suka kalau dibawakan oleh2 ini. Eh btw kapan saya jalan2nya yak? Huhu gak sempet mulu nih

  14. Aku penasaran sama rebok dan mupeng berat sama kain songke. Cantiiikkkk..

  15. Waktu ke Labuan Bajo satu setengah tahun lalu nggak sempat nyicipin kuliner khas nya karena selama 3 hari 2 malam berlayar dari pulau satu ke pulau lainnya.
    Tapi untungnya sempat mampir ke toko oleh2 dan beli kain sama beberapa kaos khas Labuan Bajo.
    Aakkkk, jadi kangen Labuan Bajo deh

  16. Makkkkk kainnyaaaa cuaaaaaantikkk bangettt
    Duh itu pengen dibuat gendongan rasanya masyaAllah bagussss

  17. Semua kusuka terutama kain Songkenya….Kapan hari aku mau ke Labuhan Bajo ikut Backpacker Jakarta ternyata kuota sudah full…nunggu next tripnya. Gilaaa, memnag Labuhan Bajo ini sungguh menggoda!

  18. Ikan kering dan kain. Keduanya pasti jadi favorit keluarga kami. Kebiasaan sih, lauk ikan kering itu wajib. Dalam seminggu minimal 3 kali. Kalau kain tradisional kami juga suka mengoleksi. Rasanya unik aja drpd kain yg diproduksi masal.

  19. Boro2 mau ke Labuan Bajo, Yogyakarta aja ku belum mbak heheheee
    Aku ngefans dan suka banget sama oleh2 khas daerah di Indonesia itu sama kain songketnya mbak hehe
    Sayangnya aku cuma punya 1 hehehe
    Maakasih sharingnya mbak

  20. Kain Songke ini lebih menarik perhatianku, kayaknya kalau ke Labuan Bajo memang harus membelinya. Aku padahal ingin sekali kesana untuk explore Indonesia lebih banyak lagi.

  21. Dulu pernah ke Labuhan Bajo tapi gak sempet eksplor, cuma numpang lewat saat mau ke Ruteng. Sempet makan makanan khas sana tapi lupa namanya. Moga ada kesempatan ke sana lagi Ya Allah, kali ini buat liburan aamiin #numpangdoa hihihi

  22. Kain songke nya cakep semua nih, bakal kalap mata deh kalo ke Labuhan Bajo. Etapi ikan asinnya itu kalo dibawa naik pesawat mesti dikemas khusus ya, kan bau itu

  23. Kalau boleh memilih pengen rebok, kain songke dan ikan cara tapi kalau dibawa pakai pesawat sudah dikemas dengan baik kah supaya tidak meninggalkan bau mbak?

  24. Aku tertarik sama kain songke nya mba. Pasti kece deh klo dijahit jadi baju. Btw thx ya mba. Siapa tau nanti suatu saat bisa mengunjungi labuan bajo…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *