Home / Info & Tips / Bisnis & Keuangan / Bagaimana Cara Membangun Brand Equity? Yuk Cek 4 Strategi Berikut Ini!

Bagaimana Cara Membangun Brand Equity? Yuk Cek 4 Strategi Berikut Ini!

Sudah tahukah kamu apa itu Brand Equity? Brand Equity adalah nilai pada sebuah brand atau produk. Hal ini sangat penting karena berpengaruh terhadap penilaian pelanggan terhadap merek tersebut. Brand Equity akan memberikan ciri khas terhadap merek bisnis kamu sehingga berbeda dengan produk lainnya. Oleh karena itu, membangun brand equity sangat penting.

Dampak adanya Brand Equity sangat banyak. Misalnya adalah mendapatkan kepercayaan pelanggan sehingga mereka menggunakan produk tersebut secara terus menerus.Tentu hal ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan bisnis. Kekuatan iklan dari mulut ke mulut kekuatannya begitu besar. Jika ada satu pelanggan yang melakukan pemasaran ini, dampak perkembangan bisnis akan begitu terasa. Lalu, bagaimana cara membangun Brand Equity? Ternyata, tidak semudah yang dibayangkan.Ada beberapa strategi serta konsistensi supaya berhasil. Untuk membangun brand Equity, Kamu bisa memperhatikan beberapa hal yang ditulis Maya Nirmala Sari berikut ini.

Cara membangun Brand Equity (pict. Pixabay)
Cara membangun Brand Equity (pict. Pixabay)

Cara Membangun Brand Equity dengan Membangun Identitas Brand

Cara membangun Brand Equity adalah perhatikan identitas brand. Makna dari identitas sangat luas. Sebaiknya, sebelum membangun identitas pastikan sesuai dengan target market. Jangan sampai salah persepsi antara yang Kamu harapkan dengan pemahaman pelanggan tentang brand tersebut.

Baca Juga : 3 Tips Bisnis Laundry agar Punya Banyak Pelanggan

Melakukan Komunikasi Terkait Nilai atau Value pada Brand Bisnis

Kamu harus dapat melakukan komunikasi kepada pelanggan untuk membangun brand baik dari segi kinerja dan citra.Keduanya memiliki perbedaan, namun sama-sama menjadi aspek penting demi pemasaran brand bisnis Kamu. Yang dimaksud dengan kinerja adalah seberapa bagus kualitas yang dimiliki oleh brand Kamu. Sementara citra adalah aspek sosial dan psikologis yang terdapat pada merek. Contohnya, brand  bisnis Kamu berkomitmen untuk cinta terhadap lingkungan. Kamu bisa memberikan pengertian ini kepada karyawan dan pelanggan untuk sama-sama menjaga nilai tersebut.Hal tersebut juga bisa digunakan sebagai strategi pemasaran.

Baca Juga : Pentingnya Visual Merchandising dalam Bisnis Ritel, Harus Tahu!

Berusaha Mengubah Persepsi Pelanggan tentang Brand 

Kita tahu bahwa setiap orang memiliki pemikiran dan persepsi sendiri-sendiri.Antara satu orang dengan yang lainnya berbeda karena dipengaruhi oleh perasaan yang dimilikinya.Jadi, bisa dibilang bahwa penilaian ini bersifat subjektif. Mereka akan menilai suatu produk berdasarkan kualitas, apakah cocok menggunakan produk itu atau tidak, apakah produk ini lebih baik dari produk merek sebelah, dan lain sebagainya. Dalam hal ini, Kamu harus berusaha menciptakan kesan positif pada brand berkaitan dengan keamanan, kesenangan, kehangatan, serta tentang harga diri yang lebih tinggi apabila menggunakan produk tersebut.

Jalin Hubungan Baik yang Mendalam dengan Pelanggan

Bisnis tidak akan berjalan tanpa ada pelanggan. Oleh sebab itu, jalinlah hubungan baik dengan pelanggan. Tahap ini bisa dikatakan sebagai cara membangun Brand Equity yang paling sulit. Jika langkah ini sudah berhasil dilakukan, maka pelanggan akan membeli produk brand Kamu secara terus menerus dalam waktu yang lama. Bahkan, mereka akan mencintai brand Kamu. Mereka juga tidak akan segan untuk membantu pemasaran word of mouth. Akibatnya, pelanggan semakin bertambah banyak.

Baca Juga : 5 Tips Bisnis Hijab agar Meraih Keuntungan yang Besar

Cara membangun Brand Equity (pict. Pixabay)
Cara membangun Brand Equity (pict. Pixabay)

Cara membangun Brand Equity tidak bisa instan. Kamu harus melakukannya secara perlahan dengan sabar supaya hasilnya maksimal. Jika segala usaha telah Kamu lakukan, Kamu bisa melihat hasilnya. Produk brand Kamu akan laris manis di pasaran karena telah mendapatkan pelanggan setia dalam jumlah banyak. Pada saat itu, Kamu harus membangun sistem akuntansi bisnis supaya dapat mengontrol pendapatan dan pengeluaran secara optimal. Perusahaan Kamu semakin kokoh jika sistem keuangan telah dibenahi dengan baik. Sekarang ini ada banyak jenis software akuntansi. Pilihlah yang terbaik untuk membantu Kamu mengontrol sistem akuntansi.Segala transaksi baik penjualan maupun pembelian bisa dilakukan dengan lancar karena otomatis dan real-time.

About Maya Nirmala Sari

Citizen Journalist. Gemar belajar dan mencoba hal baru. Mencintai bumi dan buah-buahan. Founder Komunitas Kuliner Solo (KuLo). Owner Galeri Craft @Maenequeen

Check Also

Inilah Kekurangan dan Kelebihan Sistem Konsinyasi yang Harus Diketahui Oleh Pebisnis

Sebagian besar masyarakat mungkin belum familiar dengan sistem konsinyasi dalam dunia bisnis. Bila Anda adalah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *