Tips Bisnis Grosir Beras Online Menjelang Hari Raya

Belanja stok bahan baku cenderung menjadi salah satu persiapan rutin menjelang hari raya. Tidak heran jika penjualan grosir beras, minyak goreng, gula pasir, dan stok bahan baku lainnya mengalami peningkatan. Tren ini menjadi peluang bisnis yang cukup menjanjikan.

Pada era revolusi industri 4.0 ini, perkembangan teknologi semakin pesat di berbagai bidang. Masyarakat kini telah terbiasa untuk belanja stok bahan baku secara online. Terdapat cukup banyak ceruk bisnis yang dapat ditekuni, salah satunya adalah bisnis grosir beras online.

Menjelang hari raya seperti lebaran Idul Fitri, demand stok bahan baku meningkat signifikan, terutama pada komoditas beras. Selain untuk konsumsi keluarga di hari raya, beras juga digunakan untuk membayar zakat fitrah bagi umat Islam di Indonesia.

Tips Bisnis Grosir Beras Online Menjelang Hari Raya
Tips Bisnis Grosir Beras Online Menjelang Hari Raya (Pict. Pixabay)

Untuk kamu yang tertarik bisnis grosir beras online menjelang hari raya, kamu sebaiknya memahami bagaimana cara memulai usaha stok bahan baku tersebut dan persiapan yang perlu dilakukan. Simak tips bisnis grosir beras online berikut ini!

1.       Pelajari Karakteristik Komoditas yang Akan Dijual

Memahami karakteristik komoditas yang akan dijual sangat penting agar kamu dapat menerapkan sistem manajemen stok bahan baku yang tepat. Ketahui juga tentang rantai industri yang terkait dengan bidang bisnis yang digarap.

Misalnya kamu akan memulai usaha grosir beras, sebaiknya kamu memahami jenis-jenis beras lengkap dengan keunggulan dan kekurangannya. Pelajari juga tentang daya tahan produk dan jangka waktu simpan yang ideal. Sehingga kamu dapat menerapkan manajemen strategi arus keluar masuk barang dagangan yang paling efisien.

Cara penanganan setiap produk juga berbeda-beda. Kamu dapat mempelajari bagaimana cara menyimpan beras yang aman agar tidak cepat rusak sebelum masa kadaluarsanya. Perhatikan gangguan yang mungkin terjadi, seperti munculnya jamur dan kutu beras.

Baca Juga :  Tingkatkan Skill Bidang HRD dengan Ikut Human Resource Bootcamp Harisenin.com

Dengan memahami komoditas yang akan dijual ini dapat menjadi pertimbangan dalam memilih lokasi usaha, kondisi gudang penyimpanan, serta penanganan barang dagang selama di gudang. Selain itu, pahami juga tentang teknis pengiriman yang paling tepat untuk komoditas beras.

2.       Tentukan Target Pasar

Tips bisnis grosir beras online selanjutnya adalah menentukan target pasar. Cakupan pelanggan yang ditargetkan ini akan menentukan berbagai elemen penting dari bisnis, sehingga kamu perlu membidik target yang paling potensial.

Jika kamu menargetkan pasar dengan kelas ekonomi menengah ke bawah, maka jenis stok bahan baku beras yang dominan adalah jenis standar dengan harga yang terjangkau. Namun jika target pasar yang dibidik adalah kelas ekonomi menengah ke atas, maka kamu dapat menawarkan jenis beras premium dengan harga yang sesuai.

Target pasar juga berpengaruh terhadap desain kemasan dan material kemasan yang berkualitas. Untuk pasar menengah ke bawah, sebaiknya kamu menekan biaya kemasan untuk bisa memberikan harga jual yang kompetitif. Sebaliknya, kemasan premium perlu digunakan untuk jenis beras premium dengan target pasar kelas ekonomi atas.

Tak kalah pentingnya, target pasar juga berpengaruh terhadap strategi branding dan penempatan iklan. Kamu dapat memilih saluran iklan yang sesuai dengan mayoritas audiens yang menjadi target pasar bisnismu.

3.       Persiapkan Modal

Besarnya modal untuk merintis bisnis stok bahan baku bervariasi. Sebagai contoh usaha grosir beras online, kamu dapat memulainya dengan modal yang dapat disesuaikan dengan kemampuan, mulai dari bisnis skala kecil sampai besar.

Beberapa elemen modal yang perlu disiapkan antara lain modal belanja stok bahan baku atau barang dagangan, sewa gudang penyimpanan, dan peralatan usaha. Contoh peralatan usaha antara lain wadah beras, timbangan, pengemasan, dan lain-lain.

Baca Juga :  4 Cara Membangun Branding Produk Jasa yang Efektif, Mudah Dilakukan!

Kamu juga perlu menyiapkan modal untuk upah karyawan, biaya internet, biaya listrik, dan lain sebagainya. Selain itu, diperlukan juga modal untuk biaya branding dan pemasaran seperti desain logo, cetak kemasan, pemasangan iklan digital, endorsement, dan lain-lain.

4.       Pilih Pemasok yang Terpercaya

Meskipun dinamika pasar cenderung meningkat menjelang hari raya, bisnis grosir beras merupakan bisnis sepanjang tahun. Oleh karena itu sangat penting untuk memiliki hubungan yang baik dengan pemasok yang terpercaya.

Memilih pemasok beras yang bisa menyuplai stok bahan baku beras secara kontinyu perlu dilakukan secara cermat. Jika memungkinkan, kamu bisa mendapatkan pasokan beras langsung dari petani. Harga yang didapatkan dari petani bisa jadi lebih murah, namun cara ini dinilai kurang efektif karena tingginya ketidakpastian terkait jangka waktu panen dan hasil panen yang diperoleh setiap periodenya.

Kamu bisa memilih supplier untuk belanja stok bahan baku secara online dari marketplace B2B Indonesia. Pilihlah marketplace grosiran terpercaya yang menjadi tempat berkumpulnya pemasok besar yang telah terverifikasi.

Saat ini, mendapatkan supplier stok bahan baku bisa lebih mudah melalui Platform 99% Usahaku. Platform yang dipersembahkan Telkomsel ini berkomitmen untuk mendukung UMKM. Salah satu fitur yang ditawarkan adalah fitur Pemasokku yang memungkinkan para pelaku UMKM bertemu dengan pemasok dari seluruh Indonesia.

5.       Optimasi Toko Online

Tips bisnis grosir beras online menjelang hari raya selanjutnya adalah dengan melakukan optimasi toko online. Hal ini dimulai dengan memilih marketplace yang paling tepat untuk bisnis kita dan memiliki layanan yang memuaskan.

Selain untuk mencari pemasok terpercaya, kamu juga bisa memasarkan barang daganganmu di platform 99% Usahaku. Jangan khawatir dengan banyaknya pemasok stok bahan baku lain di marketplace yang sama, karena pada umumnya terdapat perbedaan harga untuk pembelian eceran dengan grosiran dalam jumlah tertentu.

Baca Juga :  Kenali Modus Penipuan Jual HP Murah dan Cara Menghindarinya

Platform 99% Usahaku dikembangkan untuk menghadirkan solusi digital bagi pelaku UMKM agar lebih terdorong untuk memanfaatkan teknologi tepat guna bagi bisnisnya. Fitur-fitur yang dihadirkan diharapkan mampu membuka pasar yang lebih luas, sehingga dapat memperkuat pemberdayaan UMKM.

Selanjutnya, kamu bisa mengoptimasi toko online milikmu dengan cara promosi di media sosial. Kamu bisa memanfaatkan layanan Google Ads, Facebook Ads, serta merekrut influencer untuk merekomendasikan produkmu.

Meningkatnya pelanggan  yang belanja stok bahan baku menjelang hari raya juga diiringi dengan bermunculannya penjual stok bahan baku dadakan. Di media sosial kita bisa melihat banyak orang menawarkan stok bahan baku secara online yang bisa diantarkan langsung ke rumah. Hal ini sangat wajar karena orang-orang ingin memanfaatkan peluang di tengah pasar yang sedang bergairah.Persaingan bisnis menjadi sesuatu yang tidak dapat dihindari. Kamu perlu bersungguh-sungguh merancang dan mengimplementasikan strategi yang tepat untuk bisa sukses bisnis grosir beras online. Semoga tips di atas dapat membantu!

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *