Home / Food & Travel / Harga Tiket Masuk dan Rute Lokasi Wisata Candi Penataran Blitar

Harga Tiket Masuk dan Rute Lokasi Wisata Candi Penataran Blitar

Salah satu destinasi wisata Candi di Jawa Timur yang terkenal dan masih ramai dikunjungi yakni Candi Penataran. Candi yang pertama kali ditemukan oleh Sir Thomas Raffles tahun 1815 ini merupakan komplek Candi terluas di Jawa Timur. Usia semua candi di komplek ini sudah ratusan tahun. Hingga saat ini harga tiket masuk dan rute lokasi wisata Candi Penataran Blitar masih terus dicari oleh masyarakat.

Suasana sunset di Candi Penataran via Instagram angga040192
Suasana sunset di Candi Penataran via Instagram angga040192

Jika Anda berkunjung ke tempat wisata Candi Penataran, Anda akan menemukan tempat dan ukuran candi yang berbeda. Menariknya, Candi Penataran ini memiliki banyak relief, arca, dan struktur bangunan bergaya Hindu. Hal ini bisa dilihat daribanyak pahatan kala, archa Ganesha dan arca dwarapala. Agar lebih tahu mengenai wisata ini, berikut informasi selengkapnya.

Pesona dan Keindahan Wisata Candi Penataran Blitar

Selain struktur bangunan yang unik, Anda juga akan menemukan sebuah bangunan tua yang disebut dengan nama Balai Agung. Konon, katanya Balai Agung ini pernah dijadikan tempat pertemuan para raja yang dibangun pada tahun 1269 saka atau sekitar 12347 Masehi. Sedangkan di sisi lain kawasan komplek Candi Penataran di Blitar Anda akan menemukan candi yang dulunya digunakan mandi para Putri. Lokasi candi ini tidak ada yang tahu sejarahnya. Namun pesona keindahan tempat ini banyak disukai para wisatawan.

Jika Anda masuk di kawasan objek wisata Candi Penataran maka Anda seakan berada di perkampungan pada masa dulu. Lokasi ini berada di kawasan pedesaan sehingga suasana yang dihasilkan terasa sangat asri. Panorama hijau juga tampak di sekitaran candi sehingga membuat para wisatawan enggan beranjak pulang. Wisata ini termasuk wisata herritage yang menarik untuk dikunjungi.

Baca juga : Berwisata Sambil Belajar Bertani di Kawasan Wisata Agro Pertanian Desa Besur

Candi Penataran via Shutterstock
Candi Penataran via Shutterstock

Sejarah Candi Penataran

Candi Penataran ini awal mula ditemukan tahun 1815 oleh Sir Thomas Raffles, yakni seorang perwakilan Inggris di Indonesia. Raffles menuliskan temuannya ini di “History of Java” yang terbit dalam 2 jilid. J Crawfurd seorang asisten penduduk di Yogyakarta, Van Meeteren Brouwer (1828), Junghun (1884), Jonathan Rigg (1848), dan kemudian NW Hoepermans masing-masing terus menginventarisasi kompleks tersebut.

Saat memasuki kawasan tersebut, dua pengunjung stanku stadiary Dwarapala, atau masyarakat sering menyebutnya Mbah Bodo. Ia memilih wajah daemonik. Angka yang diukir di alas patung ditulis dalam huruf Jawa kuno: 1242 Saka atau 1320. Menurut prasasti tersebut, bait suci yang juga disebut palah adalah tempat suci yang berfungsi sebagai pura negara, yang dibuka secara resmi oleh Raja Jayanegara yang memerintah Majapahit. dari 1309-1328. Sedangkan di sebelah timur patung ada sisa gerbang yang terbuat dari batu bata merah. Selain itu, juga ada bangunan dengan bentuk persegi panjang yang disebut Bale Agung. Bangunan ini hanya berpondasi tiang pilar yang masih bertahan hingga sekarang.

Candi Penataran dibangun sehubungan dengan Gunung Kelud, salah satu gunung berapi paling berbahaya yang mengancam kehidupan masyarakat setempat. Itulah sebabnya candi ini adalah candi gunung, yang dimaksudkan untuk menyembah gunung untuk menghindari bencana vulkanik. Penataran bisa berasal dari statusnya sebagai negara-candi. Di bali, pura negara juga disebut Candi Penataran, seperti Pura Panataransasih, Pura panataran Besakih. Natar berarti pusat atau pusat, bahwa Candi Penataran berarti Candi Tengah. Di antara bangunan sakral, candi utama terletak paling belakang. Candi suci ini memiliki 3 teras dengan ketinggian 7,10 meter. Di masing-masing sisi tangga teras pertama, ada Dwarapala yang dibangun pada tahun 1269 Saka atau 1347 sesuai dengan huruf tumpuan.

Baca juga : Berpetualang di Singapura dengan Budget Terbatas? Kunjungi Tempat Wisata Murah di Singapura Berikut Ini!

Kompleks Candi Penataran via Instagram andyrahman
Kompleks Candi Penataran via Instagram andyrahman

Fasilitas Candi Penataran Blitar

Jika Anda berkunjung ke Candi Penataran, maka Anda tidak perlu khawatir karena fasilitas di Candi Penataran yang disediakan sudah cukup lengkap. Di sini ada bangku untuk temoat menunggu di area sekitar candi, toilet umum, mushola untuk sholat, tempat parkir kendaraan bermotor yang cukup luas dan ada beberapa penjual yang menjajakan makanan. Sehingga Anda tidak khawatir saat perut keroncongan. Tidak lupa banyak penjual yang menjajakan oleh-oleh khas Blitar dan souvenir di arah pintu keluar.

Lokasi dan Rute Menuju Candi Penataran Blitar

Lokasi Candi Penataran Blitarberada di provinsi Jawa Timur, Indonesia. Tepatnya di Penataran, Nglegok, Blitar, Jawa Timur 66181. Terdapat 20 tempat wisata di Kab Blitar. Jika anda ingin mendapatkan petunjuk arah ke tempat wisata tersebut, silakan klik tombol petunjuk arah di bawah untuk membuka peta navigasi. Di peta navigasi tersebut, terdapat pilihan apakah memakai kendaraan umum, jalan kaki, atau pakai mobil.

Harga Tiket Masuk Candi Penataran Blitar

Seperti tempat wisata pada umumnya yang memiliki harga tiket berbeda antara hari biasa dan hari libur. Harga tiket masuk Candi Penataran Blitar saat hari biasa Rp3000,- sedangkan untuk weekend Rp5000,-. Harga ini bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan pengelola Candi Penataran.

Jam Operasional Candi Penataran Blitar

Jam buka Candi Penataran Blitar ini sama setiap harinya, kecuali ada suatu hal tertentu yang membuat jam operasional diganti. Candi Penataran buka dari jam 08.00 hingga 17.00 WIB. Anda bisa berkunjung saat pagi haru karena memiliki waktu yang panjang. Jangan berkunjung saat mendekati jam tutup karena membuat Anda tidak leluasa berkeliling.

Baca juga : Wisata Kampung Kerapu Situbondo Jawa Timur

Pengunjung berfoto di depan candi via Instagram nofi_aqel
Pengunjung berfoto di depan candi via Instagram nofi_aqel

Wisata Candi Penataran Blitar ini merupakan kawasan yang otentik peninggalan kerajaan tempo dulu. Anda bisa mengenalkan wisata ini kepada anak-anak Anda sehingga mereka lebih tahu mengenai sejarah. Selain itu, kawasan ini masih bagus digunakan untuk berfoto.

Editor : Maya Nirmala Sari

About nirmala media

Check Also

Probolinggo Bak Surga Bagi Pecinta Kuliner Rawon

Jika kamu berkunjung ke Jawa Timur, seperti ke Surabaya, Pasuruan, Probolinggo dan sekitarnya Kamu akan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *