Home / Events / Event Solo Raya / Siapa Peraih Penghargaan Abiwara Pariwisata 2019 sebagai Hotel Berbintang Terbaik Jawa Tengah?

Siapa Peraih Penghargaan Abiwara Pariwisata 2019 sebagai Hotel Berbintang Terbaik Jawa Tengah?

Di Provinsi Jawa Tengah, ada banyak sekali hotel. Mulai dari hotel kelas melati sampai dengan hotel berbintang. Setiap hotel tentu memiliki keunggulan masing-masing. Semuanya berlomba terus berbenah untuk bisa memuaskan para wisatawan. Untuk memberikan apresiasi kepada hotel-hotel ini, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah memberikan penghargaan Abiwara Pariwisata 2019. Hotel mana yang mendapatkan gelar hotel berbintang terbaik Jateng 2019?

Alana Menjadi Hotel Berbintang Terbaik Jateng

The Alana Hotel & Convention Center Solo meraih penghargaan Abiwara Pariwisata 2019 dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) sebagai hotel berbintang terbaik. Abiwara Pariwisata merupakan ajang penghargaan yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah untuk Insan Pariwisata 2019. Penghargaan ini, sebagai wujud apresiasi kepada insan pariwisata yang telah berkontribusi dalam pembangunan pariwisata Jateng.

“Penghargaan ini memacu The Alana Hotel & Convention Center untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi tamu dan masyarakat sekitar. Penghargaan tersebut menjadi hadiah istimewa di usia hotel Alana menginjak 4 tahun. Selama usia hotel kami, tahun ini merupakan pencapaian tertinggi Hotel Alana. Kami mendapat hadiah besar tepat pada momen ulang tahun ke 4 Alana. Dalam semua kategori pada ajang Abirawa Pariwisata baik mulai dari hotel bintang, hotel nonbintang, restoran, dan sebagainya, kami mendapatkan predikat hotel berbintang terbaik di jateng,” jelas Sistho A. Sreshtho selaku General Manager The Alana Hotel & Covention Center Solo.

“Penilaian atas penghargaan ini dilakukan sejak empat bulan lalu dan mencakup beberapa kriteria. Salah satu kriteria adalah insan pariwisata yang bersangkutan harus memegang prinsip Sapta Pesona Pariwisata. Jadi harus menjunjung nilai aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah, dan kenangan. Sejauh ini kami memang telah berupaya untuk memegang prinsip itu,” tambahnya.

Penilaian lainnya terkait produk, performance, upaya menjalin koordinasi dengan stakeholders pariwisata, serta bagaimana mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). ”Sejauh ini kami punya jadwal tertentu untuk memberi kesempatan UMKM bisa berpartisipasi. Kami ajak petani biar punya produk yang bisa digunakan hotel. Mereka kami jadikan supplier hotel,” terang Sistho.

Sistho menegaskan penghargaan ini tak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar. The Alana Hotel berkomitmen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan. Di sisi lain, Sistho A. Shrestho menilai potensi perhotelan di Solo dan sekitarnya akan terus maju. Keberadaan tol secara langsung maupun tidak akan berimbas positif. Sehingga, pasar Jawa Timur pun kini lebih terbuka. “Hal yang kami tidak inginkan adalah jangan sampai kita tidak siap menerima pasar. Semua stakeholders pariwisata harus bergerak bersama untuk menjadikan pariwisata di Solo Raya dan sekitarnya semakin baik dan siap menerima pasar yang lebih terbuka,” Pungkasnya.

About Maya Nirmala Sari

Citizen Journalist. Gemar belajar dan mencoba hal baru. Mencintai bumi dan buah-buahan. Founder Komunitas Kuliner Solo (KuLo). Owner Galeri Craft @Maenequeen

Check Also

The Sunan Hotel Solo Meluncurkan Program Sunan Berkebaya

Kata siapa memakai kebaya itu ribet? Ibu Waldjinah sudah memakai kebaya sejak berusia 12 tahun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *