Home / Info & Tips / Bisnis & Keuangan / Kesalahan Pemasaran Produk Anak-Anak yang Harus Dihindari

Kesalahan Pemasaran Produk Anak-Anak yang Harus Dihindari

Menjalankan bisnis dengan menjual produk anak-anak adalah hal yang bisa dibilang gampang-gampang susah. Karena melakukan kesalahan pemasaran produk anak-anak, terkadang perusahaan Kamu bisa mengalami kerugian dan tidak mendapat keuntungan seperti yang telah diprediksi. Oleh karena itu, Kamu harus jeli mencari peluang dan terus berinovasi karena anak-anak sangat tertarik dengan sesuatu yang unik dan baru. Teruslah mengupdate perkembangan permainan agar tidak tertinggal dan produk Kamu menjadi tidak laku di pasaran.

Salah satu kuncinya juga berada di dalam penilaian para orang tua karena anak-anak akan membeli mainan dengan persetujuan orang tuanya. Para orang tua pastinya akan menimbang terlebih dahulu kelayakan, manfaat dan juga kerugiannya jika membeli sebuah produk. Oleh sebab itu, buatlah produk yang membuat orangtua yakin bahwa produk tersebut memberikan banyak manfaat untuk anaknya. Mereka pasti ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya dengan mainan yang tidak saja menghibur tapi juga mengedukasi.

Baca Juga : Pentingnya Visual Merchandising dalam Bisnis Ritel, Harus Tahu!

Pict. Pixabay
Pict. Pixabay

Inilah Kesalahan Pemasaran Produk Anak-Anak yang Sering Dilakukan

Dengan target pemasaran anak-anak, Kamu tidak boleh sembarangan dalam memasarkannya. Ada beberapa point yang harus diperhatikan agar pemasaran berhasil dengan maksimal. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus Kamu hindari agar tidak terjadi kesalahan pemasaran produk anak-anak.

  1. Penggunaan bahan yang berbahaya

Bahan dan kualitas adalah hal yang harus sangat diperhatikan dalam produk yang dipasarkan untuk anak-anak. Orang tua pasti akanselektif dalam mencari produk yang memiliki bahan aman dan tidak membahayakan bagi buah hatinya. Selain itu, segi kualitas juga menjadi pertimbangan karena orang tua ingin produk yang awet.

Juallah mainan yang menggunakan bahan berkualitas baik, aman dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya. Dengan modal tersebut, produk Kamu akan menjadi pilihan para konsumen. Tidak bisa dipungkiri bahwa kualitas akan menjadi tolak ukur lakunya suatu produk. Jadi,jangan sampai kesalahan pemasaran produk anak-anak ini terjadi pada produk Kamu.

  1. Tidak bermanfaat

Setiap orangtua ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya, termasuk dalam hal mainan.Ketika membeli suatu produk, hal yang dipertimbangkan bukan hanya karena alasan lucu saja melainkan memperhatikan segi manfaatnya. Oleh sebab itu, sebaiknya kamu menjual produk mainan yang berkualitas yang memiliki manfaat sebagai media untuk mengedukasi anak-anak. Jika produk tersebut memiliki manfaat, akan banyak personal blogger dan influencer yang akan mengulasnya. Tentu saja banyak orangtua yang tidak merasa rugi ketika membelikannya.

Hindarilah memproduksi produk yang tidak memberikan manfaat. Dengan menciptakan produk yang bermanfaat dan mengedukasi, Kamu akan ikut berperan dalam tumbuh kembang banyak anak dan membuat banyak orangtua jatuh hati pada setiap produk yang Kamu keluarkan. Ditambah lagi, saat ini produk yang mengedukasi masih sangat sedikit dan dapat Kamu jadikan peluang yang bagus untuk mendapat banyak keuntungan.

  1. Kurangnya uji coba pasar

Dalam penciptaan suatu produk, Kamu harus melakukan riset terlebih dahulu di pasar yang akan dituju sehingga produk yang diciptakan tepat sasaran. Setelah melakukan riset, Kamu dapat menyusun strategi pemasaran. Kebanyakan para produsen enggan melakukan riset karena biayanya yang tergolong mahal. Namun demi suksesnya suatu produk dan agar tidak terjadi penyesalan di kemudian hari Kamu harus melakukannya.

  1. Meniru pemasaran pesaing

Dalam dunia bisnis, usahakan jangan meniru cara pemasaran kompetitor Kamu. Tampillah dengan ide original Kamu yang lain daripada yang lain sehingga tidak terkesan sebagai followers dan lain daripada yang lain. Gunakan kreatifitas Kamu dalam memasarkan produk agar orang merasa tertarik dan tidak mengundang pemikiran konsumen untuk membanding-bandingkan.

Baca Juga : 5 Tips Bisnis Hijab agar Meraih Keuntungan yang Besar

Pict. Pixabay

Cobalah metode yang cocok dan terbaik dan meminimalisir kesalahan pemasaran produk anak-anak. Semua upaya yang dilakukan dengan maksimal tentu saja akan membawa banyak keuntungan bagi Kamu di kemudian hari. Semoga bisnismu sukses 🙂

About Maya Nirmala Sari

Citizen Journalist. Gemar belajar dan mencoba hal baru. Mencintai bumi dan buah-buahan. Founder Komunitas Kuliner Solo (KuLo). Owner Galeri Craft @Maenequeen

Check Also

Mau ke Taman Bermain Anak di Yogyakarta? Beli Tiketnya di Traveloka Xperience!

Hmmm, setelah satu minggu anak-anak merasakan penat dengan segala aktifitas sekolahnya, alangkah serunya jika akhir …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *