Home / Wisata / Wisata Alam / Laut dan Pulau / Pulau Ternate Alor NTT Penghasil Kain Tenun Khas NTT yang Indah

Pulau Ternate Alor NTT Penghasil Kain Tenun Khas NTT yang Indah

Apa yang ada di dalam benakmu ketika mendengar tentang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)? Pasti sebagian besar orang mengingat tentang pemandangan alam dan wisata baharinya. Banyak travel blogger dan vlogger yang mengulas destinasi ini. Kalau topik itu sih tidak perlu ditanyakan lagi. Karena memang sudah terbukti keindahannya. Tapi, ada sisi lain yang cukup jarang didengar oleh masyarakat Indonesia, yaitu tentang kerajinan kain tenun dari Pulau Ternate Alor NTT.


Sumber foto : http://marischkaprudence.blogspot.co.id

Keistimewaan Kain Tenun Khas Pulau Ternate Alor NTT

Pulau Ternate memang lebih dikenal berada di Provinsi Maluku, tapi siapa sangka kalau di NTT juga ada daerah yang bernama Pulau Ternater.Pulau Ternate di NTT ini merupakan bagian dari jajaran pulau kecil yang ada di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Pulau ini terdiri dari empat buah kampung, yaitu Kampung Abangbul, Kampung Biatabang, Kampung Bogakele dan Kampung Umapura. Sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai nelayan. Wajar saja, sebab wilayah NTT ini didominasi oleh lautan luas yang kaya akan hasil ikannya.


Sumber Foto : http://marischkaprudence.blogspot.co.id

Ketika berkunjung ke Pulau Alor Ternate NTT ini, kamu akan disuguhi pemandangan anak-anak maupun mama-mama yang sedang menenun kain di depan rumahnya. Bahkan, kain tenun yang ada di daerah ini menjadi pusatnya kain tenun ikat khas Nusa Tenggara Timur. Semua kain tenun ikat yang dibuat pun memiliki motif yang unik dan terinspirasi dari keindahan isi bawah laut.Misalnya kerang, rumput laut, cumi-cumi dan sebagainya.Warna dasarnya pun cerah, tapi tidak mencolok. Sehingga akan sangat cocok bila kamu kenakan di acara-acara resmi.

Baca juga : Pulau Ternate, Alor. Pusatnya Kain Tenun Khas NTT

Kemudian, bicara tentang teknologi yang digunakan untuk menenun kain, para wanita yang mencari penghasilan dengan menenun ini tidak menggunakan teknologi canggih atau modern, alias masih tradisional. Peralatan tersebut hanya terbuat dari kayu yang dilengkapi dengan bambu maupun rotan. Jangka waktu pembuatannya sendiri memang cukup lama dibandingkan dengan kain tenun yang dibuat dengan mesin-mesin. Namun, justru kualitas yang dibuat secara tradisional ini lebih unggulan.

Foto : http://marischkaprudence.blogspot.co.id

Mengapa bisa disebut unggul? Karena pastinya para pengrajin membuat kain tersebut dengan penuh kehati-hatian dan memperhatikan setiap detailnya. Sehingga kemungkinan ada cacat produk pun kecil.Berbeda dengan pengerjaan tenun melalui mesin. Hasilnya memang lebih cepat, namun kadang ada beberapa produk yang tak layak pakai.

Baca Juga : 4 Jenis Kuliner di Pasar Klewer Solo, Murah dan Enak!

Selain itu, para pengrajin kain tenun dari Pulau Ternate Alor NTT ini menggunakan pewarna yang alami, bukan zat kimia. Mereka mencampurkan kain dengan pewarna dari tumbuhan maupun hewan, misalnya ikan dan teripang. Semua keistimewaan itulah yang membuat kain tenun ini menjadi identitas Nusa Tenggara Timur.

Sumber Foto : http://marischkaprudence.blogspot.co.id

Sebagai informasi, kalau kamu tertarik untuk datang ke sini, baik itu untuk menikmati obyek wisata maupun berkunjung untuk melihat langsung pembuatan kain tenun ikat, kamu harus menempuh perjalanan yang cukup panjang. Katakanlah kamu start dari Jakarta. Kamu harus naik pesawat dari Jakarta menuju Kupang dengan tiket pesawat sekitar 3 juta rupiah pulang – pergi. Setelah sampai Kupang, kamu masih harus melanjutkan penerbangan ke Alor melalui transnusa. Harga tiketnya kurang lebih 1,2 juta pulang – pergi.

Baca juga : Secret Beach Nusa Ceningan Bali, Harta Lain yang Tersembunyi di Pulau Dewata

Dari Alor, silahkan pergi pelabuhan dengan mengendarai Otho menuju Kokar. Perjalanan dengan Otho ini membutuhkan waktu paling tidak 45 menit sampai satu jam. Tergantung kondisi lautan.Terakhir, kamu masih harus menyeberang ke Pulau Ternate menggunakan perahu motor kurang lebih 20 menit. Meskipun menempuh perjalanan yang jauh dan lama, rasa lelah akanterbayarkan dengan pemandangan Pulau Nusa Tenggara yang biasa.

Selain menikmati keindahan alam Pulau Ternate Alor NTT, jangan lupa untuk mencicipi kuliner khas lokal dan membeli kain tenun khas Nusa Tenggara Timur ini. Dengan begitu, kamu pun akan semakin menghargai dan mencintai karya bangsa sendiri yang bisa menghasilkan produk berkualitas melalui penduduk-penduduk lokal.

About Wagito Hafidz

Check Also

Pantai Penggajawa Flores, Pantai Indah Berhias Blue Stones

Pernah jalan-jalan ke Pulau Flores? Pulau yang terletak di Nusa Tenggara Timur ini dikenal memiliki …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.